Pemuda Tewas karena Kelelahan Berhubungan Sex dengan Janda

Seorang pemuda, Dn, warga Jalan Bhayangkara Lingkungan IV Indra Kasih Medan Tembung Medan ditemukan tak bernyawa di salah satu kamar Hotel Nusa Inn di Jalan Aksara Medan, Senin (11/9/2017) lalu.


Pemuda berusia 26 tahun itu ditemukan dalam kondisi membiru, setelah berhubungan sex dengan seorang janda bernama Nr.

Kepada Polisi, Nr mengaku sebelum tewas, teman prianya itu terlihat kesakitan. Sesaat kemudian, Dn tak sadarkan diri.

"Kami masuk hotel sekitar jam empat pagi. Memang kami sempat berhubungan badan," ujar Nr.

Setelah kelelahan berhubungan sex, Nr dan Dn tertidur pulas hingga pagi. Sekira pukul 07.00 WIB, korban sempat terbangun. Melihat Nr masih tidur, korban lantas kembali memejamkan mata.

Namun, pada pukul 10.00 WIB, giliran Nr yang terbangun. Karena melihat korban terlelap, Nr pun mandi.

"Setelah selesai mandi, saya lihat dia sudah seperti kesakitan. Saya langsung panggil resepsionis," terang wanita yang tinggal di Jalan Bersama Medan Tembung Medan ini.

Saat tiba di dalam kamar 45, petugas hotel dan Nr melihat tubuh buruh pabrik itu sudah membiru. Spontan, petugas hotel menghubungi pihak Polsek Percut Seituan Medan.

Polisi yang tiba kemudian melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, belum ditemukan tanda-tanda kekerasan.

"Dugaan sementara, korban meninggal dunia karena kelelahan. Dari keterangan keluarga, diduga korban memiliki riwayat penyakit jantung," kata Kapolsek Percut Seituan Medan, Kompol Pardamean Hutahaean yang ke lokasi bersama Kanit Reskrim Iptu Philip Purba.

Polisi menyebutkan, karena pihak keluarga tidak mau jenazahnya diotopsi, pihaknya langsung mengarahkan keluarga membuat surat pernyataan. Setelah itu, jenazah pun diserahterimakan. (*PojokSumut)

Siapa Sebenarnya Muslim Rohingya, Minoritas yang Paling Teraniaya di Dunia?

Muslim Rohingya kembali menjadi berita. Hal ini, tak lain dan tak bukan disebabkan oleh tindakan represif militer Myanmar terhadap etnis tersebut akhir-akhir ini.


Siapa sebenarnya Rohingnya?
Rohingya sering digambarkan sebagai "minoritas paling teraniaya di dunia".

Mereka adalah sekelompok etnis muslim yang telah tinggal selama berabad-abad di Myanmar yang mayoritas Buddha. Saat ini, ada sekitar 1,1 juta penduduk muslim Rohingya yang tinggal di kawasan yang oleh dunia Barat dikenal dengan sebutan Burma itu.

Etnis Rohingya berbicara menggunakan bahasa Rohingya atau Ruaingga. Ini adalah sebuah dialek yang berbeda dengan dialek lainnya yang diucapkan di negara bagian Rakhine dan di seluruh Myanmar.

Etnis Rohingya tidak dianggap sebagai salah satu dari 135 kelompot etnis resmi negara tersebut dan telah ditolak kewarganegaraannya di Myanmar sejak 1982 lalu. Kondisi ini, secara aktif membuat mereka sebagai kelompok tanpa negara.

Hampir semua orang Rohingya di Myanmar tinggal di pesisir barat negara bagian Rakhine dan tidak diperbolehkan pergi tanpa izin dari pemerintah Myanmar. Negara bagian Rakhine sendiri merupakan salah satu negara bagian termiskin di negara tersebut, dengan kamp-kamp ghetto dan minimnya layanan kebutuhan dasar.

Karena kekerasan dan penganiayaan yang terus berlanjut, ratusan ribu orang Rohingya telah melarikan diri ke negara-negara tetangga, baik melalui darat maupun laut selama beberapa dekat. Negara tujuan itu, salah satunya adalah Indonesia.

Dari mana Rohingya?

Menurut banyak sejarawan, Islam dan muslim telah ada di Myanmar sejak awal abad ke-12. "Rohingya telah tinggal di Arakan sejak dulu kala," kata The Arakan Rohingya Organisation, dilansir dari Al-Jazeera.

Selama lebih dari 100 tahun pemerintah Inggris (1824-1948) ada sejumlah migrasi buruh yang signifikan ke Myanmar dari tempat yang sekarang bernama Bangladesh (dulu masih bagian dari India).

Karena saat itu Inggris mengelola Myanmar sebagai bagian dari provinsi India, maka menurut Human Right Watch (HRW), migrasi itu dianggap sebagai migrasi internal. Meski begitu, migrasi itu dianggap sebagai hal yang buruk bagi penduduk asli Myanmar.

Setelah merdeka, pemerintah melihat migrasi yang terjadi selama penjajahan Inggris itu sebagai sesuatu yang "ilegal". Dan atas dasar inilah, Myanmar menolak memberi kewarganegaraan bagi mayoritas penduduk Rohingya.

Hal ini jugalah yang menyebabkan mayoritas umat Buddha di Myanmar menolak sebutan Rohingya dan lebih suka menggunakan panggilan Bengali. Mereka menyebut istilah Rohingya adalah istilah baru yang diciptakan untuk kepentingan politik.

Mengapa mereka dianiaya? Dan mengapa mereka tidak diakui?

Tak lama setelah Myanmar mendapatkan kemerdekaan dari Inggris pada 1948, Undang Undang Kewarganegaraan disahkan, yang menentukan etnis mana saja yang bisa diakui sebagai bagian dari Myanmar.

Menurut laporan International Human Right Clinic di Yale Law School tahun 2015, etnis Rohingya, sialnya, tidak termasuk di dalamnya. Tindakan itu, bagaimanapun, memungkinkan mereka yang keluarganya tinggal di Myanmar setidaknya dua generasi untuk mengajukan kartu identitas.
Rohingya awalnya diberi identitas atau kewarganegaraan berdasarkan ketentuan generasional. Beberapa orang Rohingya juga ada yang masuk di parlemen.

Setelah kudeta militer 1966 di Myanmar, keadaan berubah secara drastis bagi Rohingya. Semua warga negara diminta untuk mendapatkan kartu registrasi nasional. Rohingya, bagaimanapun, hanya diberi kartu identitas asing, yang membatasi pekerjaan dan kesempatan melanjutkan pendidikan.

Pada 1982, sebuah undang-undang kewarganegaraan baru disahkan, dan secara efektif membuat orang-orang Rohingya tidak punya status warganegara.

Di bawah undang undang itu, Rohingnya kembali tidak diakui sebagai salah satu dari 135 kelompok etnis di negara tersebut. Sejatinya undang undang tersebut menerapkan sistem tiga tingkat kewarnegaraan. Untuk mendapatkan tingkat yang paling dasar—yaitu naturalisasi—seseorang harus punya bukti bahwa keluarganya telah tinggal di Myanmar sebelum tahun 1948. Ia juga harus lancar melafalkan bahasa nasional.

Sialnya, banyak penduduk Rohingya yang tidak memenuhi dokumen tersebut, bisa karena tidak tersedia atau karena ditolak. Sebagai konsekuensinya, hak mereka untuk belajar, bekerja, bepergian, menikah, mempraktikkan agama, dan mengakses layanan kesehatan terus dibatasi. Mereka juga tidak bisa memberikan suara dalam pemilu.

Jikapun mereka lolos ujian kewarganegaraan, mereka juga harus bersedia disebut sebagai "naturalisasi" dan menghilangkan identitas Rohingya-nya.

Sejak tahun 1970-an, sejumlah tindakan represif kepada minoritas Rohingya di negara bagian Rakhine telah memaksa mereka untuk melarikan diri ke negara-negara tetangga. Ada yang kembali ke Bangladesh, ada yang pergi ke Malaysia, Thailand, dan negara Asia Tenggara lainnya.
Selama tindakan represif itu, orang-orang Rohingya mengaku diperkosa, disiksa, dibakar, dan dibunuh oleh pasukan keamanan Myanmar.

Kondisi semakin panas setelah kematian sembilan polisi Myanmar di daerah perbatasan. Pemerintah menuding militan bersenjata Rohingya sebagai aktor dari pembunuhan tersebut. Pembunuhan itu menyebabkan tindakan keras aparat keamanan Myanmar terhadap desa-desa di mana orang-orang Rohingya berada.

Selama tindakan kekerasan itu, aparat keamanan Myanmar dianggap telah melakukan serangkaian pelanggaran hak asasi manusia termasuk pembunuhan di luar hukum, pemerkosaan, dan pembakaran—meski tuduhan itu ditolak oleh pemerintah Myanmar.

Pada November 2016, seorang pejabat PBB menuduh pemerintah melakukan “pembersihan etnis”—kita mengenalnya dengan genosida—muslim Rohingya. Ini bukan pertama kalinya tuduhan itu dibuat.

Pada April 2013, misalnya, HRW mengatakan bahwa Myanmar sedang melakukan kampanye pembersihan etnis Rohingya. Dan lagi-lagi, tuduhan itu secara konsisten dibantah oleh pemerintah. Baru-baru ini, militer Myanmar telah memberlakukan tindakan keras terhadap komunitas Rohingya di negara tersebut setelah pos polisi dan sebuah pangkalan militer diserang pada akhir Agustus lalu.

Menurut warga dan para akvitis, militer Myanmar menembaki orang-orang Rohingya tanpa pandang bulu; pada para pria yang tak bersenjata, para perempuan, dan anak-anak. Di sisi lain, pemerintah Myanmar menyebut bahwa serangan terhdap pos polisi itu telah menewaskan setidaknya 100 orang.

Sejak kekerasan itu meletus, kelompok hak asasi manusia telah mencatat kebakaran setidaknya di 10 titik di wilayah negara bagian Rakhine. Lebih dari 50 ribu orang melarikan diri dari amukan tersebut, dan ribuan di antara terjebak di antara dua negara: Myanmar dan Bangladesh.

Menurut PBB, ratusan wara sipil yang mencoba memasuki Bangladesh telah didorong mundur oleh patroli. Banyak juga yang ditahan lalu dikembalikan ke Myanmar secara paksa.

Berapa banyak orang Rohingya yang telah pergi dari Myanmar?

Sejak 1970-an akhir, hampir satu juta muslim Rohingya telah meninggalkan Myanmar karena penganiayaan yang terus terjadi. Menurut data terbaru dari PBB Mei lalu, lebih dari 168 ribu orang Rohingya telah meninggalkan Myanmar sejak tahun 2012.

Pada Oktober 2016, tindakan keras militer Myanmar terhadap penduduk Rohingya memaksa sekitar 87 ribu orang Rohingya melarikan diri ke Bangladesh. Tak hanya itu. Banyak orang Rohingya yang mempertaruhkan nyawa mencoba pergi ke Malaysia dengan kapal melintasi Teluk Bengala dan Laut Andaman. Antara 2012 – 2015, lebih dari 112 ribu orang melakukan perjalanan yang menantang maut itu.

PBB memperkirakan, ada sebanyak 420 ribu pengungsi Rohingya di Asia Tenggara. Selain itu, sekitar 120 ribu pengungis Rohingnya di negara sendiri.

Rohingya dari perspektif Aung San Suu Kyi dan pemerintah Myanmar

Kanselir Myanmar Aung San Suu Kyi, yang merupakan pemimpin de factoMyanmar, telah menolak untuk benar-benar membahas persoalan ini. Suu Kyi dan pemerintahannya tidak mengakui Rohingya sebagai kelompok etnis dan telah menyalahkan kekerasan di Rakhine dengan menyebut sebagai tindakan “teror”.

Peraih Nobel Perdamaian itu memang tidak punya kendali atas militer. Tapi, hal itu tidak membebaskannya dari kritik yang menyebutnya gagal menekan militer untuk menghentikan kekerasan terhadap etnis Rohingya. Suu Kyi juga dianggap tidak becus memperjuangkan hak asasi orang-orang Rohingya.

Lebih dari itu, pemerintah juga berulang kali menolak tuduhan pelanggaran. Pada Februari 2017 lalu, PBB menerbitkan sebuah laporan yang menemukan bahwa pasukan pemerintah Myanmar "sangat mungkin" melakukan kejahatan kemanusiaan sejak operasi militer dimulai pada Oktober 2016.

Pada saat itu, pemerintah tidak secara langsung menangani temua laporan dan mengatakan bahwa pihaknya memiliki "hak membela negara dengan cara yang sah" melawan "meningkatnya aktivitas terorisme". Mereka juga mengklaim punya bukti-bukti cukup untuk melegalkan aksi represifnya.

Pada Apri, Suu Kyi mengatakan dalam sebuah wawancara langka dengan BBCbahwa frasas "pembersihan etnis" terlalu berlebihan untuk menggambarkan situsi di Rakhine. "Kurasa tidak ada pembersihan etnis yang terjadi," ujarnya. "Saya pikir pembersihan entis terlalu berlebihan untuk digunakan pada apa yang sedang terjadi (pada orang-orang Rohingya)."

Sejatinya ada beberapa upaya yang dilakukan Suu Kyi untuk meredam konflik tersebut. Salah satunya dengan menunjuk mantan Sekjen PBB Kofi Anan untuk memulihkan perpecahan di sana.
Rohingya dari kacamata Bangladesh Ada hampir setengah juta pengungsi Rohingya yang tinggal di sebagian besar kamp-kamp di Bangladesh. Tapi mayoritas tidak terdaftar.

Bangladesh menganggap, orang-orang yang melintasi perbatasan tinggal di luar kamp sebagai "penyusup yang ilegal". Bangladesh, bagaimanapun, berkali-kali mencoba menghalau pengungsi yang menyeberangi perbatasan.

Akhir Januari lalu, Bangladesh telah memunculkan rencana untuk memindahkan puluhan ribu pengungsi Rohingya dari Myanmar ke sebuah pulau terpencil yang rawan banjir. Kelompok hak asasi manusia menyebut pulau ini sebagai pulau yang "tidak dapat dihuni".

Berdasarkan rencana tersebut, yang sejatinya sudah diwacanakan pada 2015 lalu, pihak berwenang akan memindahkan orang-orang Rohingya yang tidak berdokumen itu ke Thengar Char di Teluk Benggala.

Tak pelak, usulan itu mendapat hujan kritik dari para aktivis hak asasi manusia. Selain itu, PBB juga menyebut usulan itu tidak sederhana dan sangat kontroversial.

Baru-baru ini, pemerintah Bangladesh dilaporkan telah mengusulkan sebuah operasi militer gabungan di Rakhine untuk membantu militer Myanmar melawan militan bersenjata di Rakhine. Tapi kementerian luar negeri takut jika rencana itu bisa menyebabkan masuknya pengungsi baru memasuki perbatasan. (Aljazeera)

Sesungguhnya Ada Berkah pada Daging Kambing

Selama Idul Adha umat Islam sering mendapatkan pembagian daging yang berlebihan. Di sisi lain, banyak berita beredar di masyarakat tentang bahaya makan daging kambing. Benarkah demikian?


Seperti diketahui, daging kambing merupakan daging merah yang paling banyak dikonsumsi di dunia. Daging kambing yang awalnya dinilai merupakan makanan pokok di Timur Tengah, Afrika Utara, dan budaya Karibia kini telah merambah ke Amerika serta Eropa.  Meski lezat, banyak orang justru menghindarinya karena beredarnya mitos makan daging kambing berbahaya.

Rasulullah Suka Daging Kambing

Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam adalah seorang penggembala kambing karena hewan ini dinilai banyak kebaikan dan ada keberkahan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Peliharalah (manfaatkan) oleh kalian kambing kerana di dalamnya terdapat barakah." [HR Ahmad]

Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda; "Tidaklah seorang Nabi diutus melainkan ia menggembala kambing. Para sahabat bertanya, apakah engkau juga?”. Beliau menjawab, "Iya, dahulu aku menggembala kambing penduduk Makkah dengan upah beberapa qirath." [HR. Al Bukhari, no. 2262]

Dari Abu Said berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: "Hampir saja harta muslim yang terbaik adalah kambing yang digembala di puncak gunung dan tempat jatuhnya hujan. Dengan membawa agamanya dia lari dari beberapa fitnah (kemungkaran atau peperangan sesama muslim)." [HR. Bukhari]

Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam suka memakan daging kambing, terutama bahagian lengan dari daging seekor kambing. Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: "Suatu ketika dihidangkan ke hadapan Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam semangkuk bubur dan daging. Maka beliau mengambil bahagian lengan (dari daging tersebut), dan bahagian itulah yang paling disenangi oleh Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wasallam." [HR. Muslim]

Dhuba’ah binti Zubair menceritakan bahwa Ia pernah menyembelih seekor kambing. Ketika utusan Rasulullah Shalalahu ‘Alaihi Wassallam menemuinya, yang tersisa dari daging kambing itu hanya lehernya, sehingga Ia malu jika harus menghadiahkan kepada beliau. Utusan Rasulullah Shalalahu ‘Alaihi Wassallam kemudian menceritakan itu kepada Beliau. Lalu Beliau bersabda; "Kembalilah kepadanya dan katakan, antarkan saja leher tersebut, karena itu adalah penunjuk kambing. Lebih dekat kepada kebaikan dan paling jauh dari penyakit." [HR Bukhori Muslim dan Ahmad].

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan, "Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah disuguhi daging. Bagian kaki (dari daging itu atau paha) diberikan kepada Beliau. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyukainya, maka beliau menggigit daging itu." [HR. Bukhari dan Muslim]

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda; "Obat ‘irqun nasa adalah (lemak) ekor domba pedalaman (dari Arab), kemudian ditumbuk dan direbus, dicairkan, kemudian dibagi menjadi 3 bagian. Setiap bagian diminum pagi, siang, dan sore (saat perut masih kosong)." [HR. Ibnu Majah]

Perintah Aqiqah dengan Kambing

Dari Aisyah dia berkata; "Rasulullah Shalalahu ‘Alaihi Wassallam bersabda: "Bayi laki-laki diaqiqahi dengan dua kambing yang sama dan bayi perempuan satu kambing." [Hadits Riwayat Ahmad (2/31, 158, 251), Tirmidzi (1513), Ibnu Majah (3163)]

Dari Ibnu Abbas, bahwasannya Rasulullah Shalalahu ‘Alaihi Wassallam bersabda; "Menaqiqahi Hasan dan Husain dengan satu kambing dan satu kambing." [HR Abu Dawud (2841) Ibnu Jarud dalam kitab al-Muntaqa (912) Thabrani (11/316]

Sebagian ulama juga berpendapat dibolehkan aqiqah dengan unta, sapi, dan lain-lain. Namun pendapat ini dianggap lemah.

Memakan Daging dalam Al-Quran

Salah satu kebesaran Allah Subhanahu Wata’ala adalah menciptakan hewan-hewan agar bisa dimanfaatkan bagi manusia; terutama daging, susu dan kulitnya. Daging merupakan makanan yang sangat penting bagi manusia sepanjang zaman, baik di dunia mahupun akhirat. Allah Subhanahu Wata’ala menjelaskan dalam Al-Quran bahwa daging termasuk makanan penghuni Surga:

"Dan Kami telah persiapkan bagi mereka dengan buah-buahan dan daging yang mereka sukai." (Ath-Thur [52] 22)
"Dan Kami beri mereka tambahan dengan buah-buahan dan daging dari segala jenis yang mereka ingini." (QS: at Tur [52]: 22)
"Dan sesungguhnya pada binatang-binatang ternak, benar-benar terdapat pelajaran yang penting bagi kamu, Kami memberi minum kamu dari air susu yang ada dalam perutnya, dan [juga] pada binatang-binatang ternak itu terdapat faedah yang banyak untuk kamu, dan sebagian darinya kamu makan." (QS: Al Mukminun: 21)

Pendapat para Ulama tentang Daging Kambing

Lewat beberapa hadist yang menerangkan sunnah menyembelih dua ekor kambing untuk laki-laki dan satu ekor kambing untuk perempuan, menandakan keharsan untuk aqiqah dengan kambing. Dalam Kitab Fathul Bari’ al-Hafidz Ibnu Hajar menerangkan: "Para ulama mengambil dalil dari penyebutan syaatun dan kabsyun (kibas, anak domba yang telah muncul gigi gerahamnya) untuk menentukan kambing untuk aqiqah."

Pengarang Kitab Subulussalam, Imam Ash-Shan’ani mengatakan, lafadz syaatun (dalam hadist) menunjukkan persyaratan kambing untuk aqiqah tidak sama dengan hewan qurban. Adapun orang yang menyamakan persyaratannya, mereka berdalil dengan qiyas.

Ibnul Qayyim juga berkata, "Daging Kambing dapat menjadikan darah yang sehat an kuat bagi siapa saja yang dapat mengunyahkan dengan baaik. Daging itu cocok bagi orang-orang yang tinggal di daerah dengan iklim dingin dan sedang, serta cocok pula bagi mereka yang suka berolahraga di tempat-tempat yang dingin atau pada musim dingin. Daging juga bermanfaat bagi mereka yang lemah daya pikirnya karena daging dapat menguatkan daya pikir dan daya hapal seseorang. Bagian daging yang paling baik adalah yang terlindung dengan tulang. Bagian sebelah kanan lebih baik dari sebelah kiri. Dan bagian depan lebih baik dari bagian belakang. Rasulullah lebih menyukai bagian depan seekor kambing. Daging bagian aas juga lebih baik dari bagian bawahnya, kecuali bagian kepala." [Panduan Diet Ala Rasulullah, Indra Kusumah SKL, Gramedia]

Para ulama terdahulu memberikan pendapat tentang keutamaan mengambil daging, di antaranya: Qadhi Iyadh berkata, "Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wassallam gemar mengambil daging bahagian lengan disebabkan oleh kematangannya, aroma yang wangi, rasa yang lazat, manis dan jauh dari tempat-tempat yang berbahaya." Muhammad bin Wasi’ berkata, "Daging dapat menambahkan kekuatan penglihatan."

Imam Az Zuhri berkata, "Memakan daging akan menambah tujuh puluh kekuatan (tenaga)." Ali bin Abi Thalib berkata, "Makanlah daging, sesungguhnya daging dapat membuat warna menjadi jernih, membuat perut menjadi lapar dan dapat memperbaiki akhlak."

Sementara Adz-Dzhahabi dalam Thibbun Nabawi menguraikan, limpa dagingnya jelek dan mengakibatkan sakit empedu. Sedangkan hati yang paling bagus dimakan dengan cuka dan kazbarah (ketumbar), lalu disantap dalam kondisi dingin bersama karaaya. Al-Farzdaq berkata, "Ambillah daging bagian depan. Hindarilah kepala dan perut, karena keduanya adalah sarang penyakit."

Namun demikian perlu dihindari makan daging berlebihan, karena Umar bin Khaththab  RA berkata, "Hindarilah daging, karena sesungguhnya daging itu mengandung zat yang ganas seperti ganasnya khamer." [Imam Malik dalam Al-Muwaththa].

Ahli tafsir Al-Qurthubi rahimahullah berkata, "Allah telah menjadikan berkah pada kambing di mana kambing bisa dimanfaatkan untuk pakaian, makanan, minuman, banyaknya anak, karena kambing beranak tiga kali dalam setahun, sehingga memberikan ketenangan bagi pemiliknya. Kambing juga membuat pemiliknya rendah hati dan lembut terhadap orang lain." [Dalam Al-jami’ liAhkaamil-Qur’an 10/80, Darul Kutub Al-Mishriyah, Koiro, 1384 H, syamilah]

Manfaat Kesehatan Daging Kambing

Terlepas dari rasa yang unik, daging kambing juga memiliki manfaat kesehatan. Meski diketahui daging kambing meningkatkan kadar kolesterol darah, tetapi bisa mengurangi risiko aterosklerosis dan penyakit jantung koroner. Daging mereka adalah sumber yang baik dari asam linoleat terkonjugasi (CLA), yaitu asam lemak yang dapat membantu mencegah kanker dan kondisi peradangan lainnya.

Dilansir laman Indiatimes, daging kambing mengandung selenium, dan kolin yang bermanfaat dalam menangkal kanker. Bahkan untuk wanita hamil, daging kambing dinilai bisa mencegah anemia, meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah ibu, dan mensuplai darah ke bayi karena mengandung jumlah tinggi zat besi sebanyak 3 mg per 100 gram daging kambing. Pada bayi dapat mengurangi risiko cacat lahir. Bagi wanita yang nyeri saat haid, daging kambing bisa memulihkan karena mengandung zar besi. Vitamin B12 yang terkandung di dalamnya bisa membuat sehat kulit.

Direktur Chevon Agrotech Pvt. Ltd, Dr Rizwan Thakur, sebagaimana dikutip laman Yahoo Health pernah mengatakan banyak manfaat daging kambing bagi kesehatan. Menurutnya, daging kambing merupakan sumber yang baik dari asam linoleat terkonjugasi (CLA), asam lemak yang bisa membantu mencegah kanker dan kondisi peradangan lainnya. Selain itu  mengandung vitamin B, yang membantu Anda membakar lemak.

Dengan jumlah tinggi protein tanpa lemak dan jumlah yang rendah lemak jenuh, hal ini membantu mengontrol berat badan dan mengurangi risiko obesitas. Daging kambing juga mengandung selenium dan kolin yang bermanfaat dalam menangkal kanker.

Jangan Berlebihan

Meski banyak manfaat, jangan lupa, jeroan dari kambing/sapi selain meningkatkan kadar asam urat juga dapat meningkatkan kadar asam urat darah kita. Oleh karena itu juga jangan dikonsumsi secara berlebihan.

Bagi seseorang yang menderita hipertensi, kadar kolesterol tinggi (dislipidemia), kadar asam urat tinggi (hiperuresemia), penderita kencing manis dan kegemukan, harus ekstra hati-hati dalam mengonsumsi daging kambing atau sapi selama masa hari raya. Bisa saja konsumsi daging yang berlebihan dalam waktu singkat dapat memperburuk kondisi sakitnya.

Seperti diketahui, protein sangat penting untuk memperbaiki dan membangun jaringan, produksi antibodi serta menguatkan sistem imun tubuh manusia sehingga kita tak mudah sakit. Protein juga menyusun sekitar 40 persen tubuh Anda yang menyebar pada bagian otot yang menempel pada tulang, otot pada organ, tulang, dan sebagainya. Yang terpenting, daging mengandung protein dalam jumlah besar.

United State Department of Agriculture (USDA) telah mempublikasikan kajiannya  ternyata setiap berat yang sama daging kambing mengandung lebih sedikit lemak, lemak jenuh dan kolesterol dibandingkan dengan daging sapi dan bahkan lebih rendah juga dari daging ayam.

Hanya saja, terlalu banyak mengonsumsi protein juga berbahaya.  Sebab terlalu banyak makanan tinggi protein biasanya sarat akan lemak jenuh sehingga bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Penelitian juga menunjukkan pola makan tinggi protein berkontribusi pada peningkatan level Kolesterol, asam urat, dan penyakit ginjal, terutama mereka yang sudah menderita gangguan ginjal.

Jadi berhati-hati dianjurkan, namun terlalu takut memakan daging kambing juga sangat berlebih-lebihan. (*)

(*Dari laman Hidayatullah 
https://www.hidayatullah.com/iptekes/rahasia-dibalik-sunnah/read/2016/09/12/100767/ada-berkah-pada-daging-kambing.html)

Pesan Rasulullah untuk Wanita saat Melayani Suami di Tempat Tidur

Kebutuhan suami di ranjang merupakan kebutuhan yang paling penting bagi pasangan suami-istri. Kepenatan dan kejenuhan seorang suami ketika pulang bekerja, serasa akan hilang ketika bertemu dengan istri di rumah yang menyambutnya dengan kelembutan, kemesraan dan senantiasa tampil menarik ketika berada di dalam kamar.


Terlebih ketika hal itu disalurkan dalam bentuk berhubungan sex di ranjang, maka akan lebih nikmat dan menghilangkan segala beban yang dirasakannya.

Memahami pentingnya kebutuhan sex, maka seorang wanita Muslimah dituntut pandai membawa diri ketika berada di tempat tidur dan melayani suaminya. Jangan sampai yang dilakukannya justru semakin menambah beban suaminya.

Oleh sebab itulah Rasulullah SAW berpesan kepada para wanita Muslimah ketika melayani suaminya di tempat tidur, yakni:

1. Memberi nuansa kemesraan dengan selalu tampil menarik
2. Mempesona setiap kali dipandang
3. Memenuhi ajakan suami dengan segera
4. Tidak berhubungan badan ketika haid dan nifas
5. Tidak berhubungan intim melalui dubur
6. Tidak memandangi bagian vital suami
7. Tidak membayangkan tubuh laki-laki lain
8. Pandai menata kenyamanan tempat tidur
9. Merahasiakan urusan tanjang kepada orang lain
10. Memahami etika berhubungan badan yang benar

Nah itulah pesan Rasulullah untuk wanita saat melayani suami di tempat tidur. Semoga bermanfaat. (*)


Ini 7 Keuntungan Menikah dengan Janda dibanding Gadis Perawan

Janda berarti wanita yang tidak bersuami lagi, baik karena cerai maupun karena ditinggal mati oleh suaminya. Pria maupun wanita yang telah menikah kemudian berpisah, baik disebabkan karena perceraian maupun kematian adalah berstatus sama.


Yang disayangkan, budaya ketimuran memberi kesan negatif kepada janda daripada duda. Kaum janda seringkali ditempatkan sebagai wanita pada posisi yang rendah, lemah, tidak berdaya dan membutuhkan belas kasih sehingga dalam kondisi sosial budaya seringkali terdapat ketidakadilan.

Sebagian besar pria ingin menikah wanita lajang. Bahkan status pria sebagai duda pun masih akan mengincar wanita lajang. Lantas apakah harus lajang? Tentu tidak!

Wanita yang menyandang status sebagai janda pun masih layak untuk dinikahi. baik oleh duda atau pria yang belum pernah menikah sebelumnya. Bagaimana jika janda yang sudah memiliki anak? Apakah masih layak untuk dinikahi? Mengapa tidak?

Kebanyakan orang di Indonesia menyebutnya sebagai janda ‘mahmud’, alias ‘mamah muda’. Ada beberapa alasan mengapa janda ‘mahmud’ lebih menarik ketimbang wanita lajang. Ini 7 keuntungan jika menikahi seorang janda:

1. Dia Banyak Tahu Tentang Hubungan

Seorang wanita yang menyandang status sebagai seorang janda memang tahu lebih banyak tentang seorang pria, tentang hubungan pria dan wanita. Setidaknya dia telah memiliki pengalaman yang cukup.

Tidak hanya itu, wanita seperti ini bisa memahami dunia batin seorang pria, sehingga dia paham betul apa yang harus dilakukan dan tidak perlu dilakukan. Hal ini tentu saja akan membantu seorang pria memiliki perasaan tenang dalam menjalani hubungan asmaranya.

2. Janda Tidak Banyak Menuntut

Seorang janda yang telah memiliki anak akan cenderung tidak ingin banyak bermimpi tentang hubungan. Artinya dia sama sekali tidak butuh seorang yang romantis, penuh dengan kata manja, drama, dan lain sebagainya. Dia mungkin telah banyak bermimpi di pernikahan pertamanya. Maka dia tidak akan banyak menuntut saat menjalani hubungan dengan Anda.

Terlebih lagi bagi seorang janda ‘mahmud’, menjatuhkan pilihan untuk menikah lagi adalah sesuatu hal yang sulit. Banyak hal yang harus dipertimbangkan. Maka sekali lagi, berbahagialah karena mereka akan lebih toleran dengan hubungan kalian karena minimnya tuntutan.

3. Dia Akan 'Memanusiakan' Anda

Pengalaman masa lalunya mungkin telah banyak mendidik tentang apa yang harus diberikan pada suami dan bagaimana dia membuat seorang pria benar-benar memainkan perannya di rumah tangga. Hal ini akan berimbas pada kebebasan dan ruang yang cukup untuk Anda menjadi seorang suami yang semestinya. Terlebih lagi dia akan mengajarkan banyak pelajaran hidup dalam membina rumah tangga.

Selain itu, peran seorang istri bagi dia akan lebih sempurna lagi. Sebab tentunya dia tidak ingin gagal untuk kali kedua dalam menjadi seorang istri. Bukankah itu menarik?

4. Memiliki Pengalaman Membesarkan Anak

Membesarkan seorang anak jelas bukan sebuah lelucon. Butuh pengalaman, kesabaran, dan ketelatenan. Bagi seorang ibu tunggal, membesarkan seorang anak bukan perkara mudah. Namun pengalaman akan mendewasakan dia dan akan membuatnya lebih enjoy lagi saat melahirkan anak kedua bersama Anda.

5. Janda Tidak Manja

Biasanya, karakter seseorang memang sedikit banyak dibentuk oleh keadaan. Seorang ibu tunggal atau janda ‘mahmud’ mampu melakukan berbagai hal sendirian. Pergi kemana pun sendiri tanda ditemani oleh siapa pun.

Yang menjadi poin penting bagi Anda adalah dia bisa mengurus dirinya sendiri saat Anda meningalkannya untuk bekerja. Anda tidak perlu khawatir karena dia tidak akan manja dan merepotkan Anda.

6. Dia Tahu Apa Arti Kebahagiaan Dalam Rumah Tangga

Ketika seorang wanita memutuskan bercerai dari pernikahan pertamanya, tentu tidak mudah. Biasanya hal itu dipicu oleh minimnya perdamaian dan kebahagiaan dalam rumah tangga. Tentu dia akan sangat menghargai itu ketika menikah untuk kali kedua dengan Anda. Dia akan sangat mengutamakan keharmonisan rumah tangga, peran seorang istri yang baik, serta tidak akan banyak pertengkaran di dalam rumah.

Maka ini akan menjadi poin plus untuk Anda yang menginginkan rumah tangga yang harmonis. Dia sudah cukup mengetahui seluk beluk dan lika-liku rumah tangga.

7. Tidak Mudah Cemburu

Dia tahu, dia sadar bahwa dirinya seorang janda yang sudah memiliki anak. Namun Anda malah memilih dia untuk dijadikan pendamping hidup. Dia akan menilai Anda sebagai sosok pria yang tidak semata-mata melihat wanita dari fisik.

Pasalnya sangat jelas bahwa dirinya sudah berbeda dengan wanita lajang yang mungkin secara fisik sudah kalah. Namun Anda membuktikan bahwa dirinya berarti buat Anda. Nah, hal itu akan membuatnya makin percaya diri dan yakin bahwa Anda tidak akan melihat 'daun muda'. (*)

Istri Minta Cerai Usai Reuni Sekolah

Reuni biasanya dimanfaatkan untuk menyambung tali silaturahmi. Tapi rupanya ada pula yang berujung petaka. Rumah tangga rusak setelah bertemu dengan kawan lama.


Itu yang dialami oleh Zamri. Rumah tangga pria Malaysia ini berantakan setelah reuni sekolah. Sebab, sang istri kembali menjalin cinta dengan mantan pacar semasa sekolah. Astagfirullah!

"Gara-gara acara reuni laknat itu, rumah tangga kami hancur ketika cinta monyet istri dengan teman sekolah kembali bersemi sampai terjerumus ke lembah zina," kata Zamri, dikutip Dream dari Harian Metro, Selasa 31 Mei 2016.

Setelah reuni itu, pria 47 tahun ini mendapati istrinya menginap di hotel bersama sang mantan pacar. Pasangan selingkuh ini tertangkap basah sedang berduaan di sebuah hotel yang terletak di Jalan Chow Kit, Kuala Lumpur.

Hati Zamri hancur setelah diberi tahu polisi dan Departemen Agama Islam Wilayah Persekutuan (JAWI) bahwa istrinya yang berusia 52 tahun ditangkap saat tengah berduaan bersama seorang ayah dari enam anak. Penangkapan terjadi pukul 12.45 tengah malam.

Sebelum ini, istri Zamri memang mengajukan gugatan cerai. Namum dia tak menyangka, istri yang telah melahirkan empat anak dan punya dua cucu ini menuntut cerai karena hanya ingin kembali pada mantan pacarnya.

Kata Zamri, perubahan sikap istrinya itu mulai terlihat setelah menghadiri acara reuni yang diadakan teman sekolahnya di Setapak Rampai pada September tahun lalu. (*)

Terungkap! Ini Alasan Istri Selingkuh

Para suami yang malas bantu-bantu istri mengurus pekerjaan rumah tangga, sebaiknya segeralah meninggalkan kebiasaan itu.


Survei di Perancis menemukan, alasan wanita berselingkuh karena suami malas mengerjakan tugas rumah tangga.

Sebuah poling terharap 10 ribu wanita mengungkapkan, 73 persen yang tergerak untuk selingkuh karena pasangannya terlalu sedikit membantu pekerjaan rumah tangga. Survei tersebut dilakukan oleh Gleedon, situs kencan untuk orang yang sudah punya pasangan tetap. Pelanggan wanita menjawab survei tersebut.

Poling itu diluncurkan untuk mengidentifikasi alasan utama wanita di situs itu yang tergoda untuk tidak setia. Hampir sembilan dari sepuluh responden mengatakan, mereka terganggu oleh kurangnya bantuan saat melakukan pekerjaan rumah tangga.

Sementara 84 persen menyebutkan kurangnya bantuan tugas rumah tangga itu memicu pertengkaran.

Hasil survei ini perlu diwaspadai pria kulit putih yang ditemukan paling malas mengangkat badan untuk pekerjaan rumah tangga. Sedangkan, pria kulit hitam Karibia cenderung mau berbagi tugas rumah tangga.

Berita ini muncul setelah peneliti dari University of Michigan menemukan para suami menciptakan waktu ekstra tujuh jam untuk pekerjaan rumah tangga seminggu dan tetap istri yang melaksanakannya. (*)

Lelak Wajib Tahu: Ini Tanda Perempuan Masih Perawan

Ciri-ciri fisik perempuan yang masih perawan memang susah dipastikan dari penampilan fisik. Namun ada beberapa tanda-tanda fisik tertentu yang bisa diperhatikan. Tanda-tanda yang merupakan bagian-bagian tubuh yang dibandingkan dengan perempuan lainnya.


Tanda-tanda dari bagian-bagian tubuh di bawah ini semua bisa dilihat dengan mudah, kecuali satu bagian tubuh perempuan yang paling rahasia. Simak saja penjelasan di bawah ini:

MATA

Dari mana datangnya cinta? Dari mata turun ke hati... Kita menggunakan mata untuk memandang dan melihat seseorang perempuan, cantik, seksi, menggairahkan dan lain-lain. Kita selalu memandang perempuan cantik hanya di bagian luar saja, nah untuk mengetahui seorang perempuan masih perawan atau tidak, lihatlah matanya.

Bila bagian bawah kelopak matanya terlipat sedikit dan terdapat tanda lebam (tanda memar) berarti perempuan itu sudah tidak perawan lagi, mungkin sudah bersuami. Lebam yang menunjukkan tidak perawan nampak seperti garis-garis hitam di bawah kelopak mata di samping warna hitam di bawah kelopak mata sedikit kelihatan berkedut (berkeriput).

HIDUNG

Perempuan yang masih perawan atau tubuhnya belum disentuh oleh lelaki, ujung hidungnya berwarna kemerah-merahan, jika disentuh ujung hidungnya nampak merah. Perempuan yang tidak perawan, ujung hidungnya merah tetapi merah pucat, terkadang warna merah tidak nampak, yang nampak hanyalah pucat. kalau tak percaya, coba lihat ujung hidung anak gadis, merahkan?

Bagi lelaki yang suka merusak keperawanan perempuan, hidungnya berbelang, oleh karena itu disebut lelaki hidung belang. Wallahualam..

DAHI

Perempuan yang masih perawan, dahinya licin. Bila selalu senggama licinnya hilang, malah yang timbul kedutan (garis-garis) yang kadangkala nampak kadangkala tidak ketika sedang bercakap. Kedutan karana sudah tidak perawan, tidak sama dengan kedutan wajah yang disebabkan faktor usia.

Kedutan keperawanan yang telah hilang, tidak begitu ketara dan tidak begitu nampak, kecuali ketika muka menunjukkan reaksi tertentu seperti sedang ketawa dan bercakap, manakala kedutan disebabkan faktor usia sentiasa nampak jelas dan kekal.

BUAH DADA (PAYUDARA)

Peranan buah dada memang banyak, bukan sekadar menggoda nafsu lelaki saja, tapi buah dada sebagai bukti bahwa perempuan pernah disentuh lelaki atau tidak. Buah dada perempuan yang belum pernah disentuh, sentiasa tegang. Tetapi kalau sudah kena sentuhan, buah dada itu tegangnya berkurang dan membesar sedikit daripada ukuran asalnya, lebih kerap disentuh, lebih kendur.

Perhatikan perempuan ketika berjalan atau berlari, bergerak-gerak dan melambung jatuh (ke bawah) dan berbuai sekali berarti ketegangan sudah hilang. Kalau belum pernah kena sentuhan, walaupun buah dada berbuai di saat berlari tetapi buaiannya tidak terlalu melambung-lambung berarti ketegangan masih ada.

Puting buah dada yang pernah kena sentuhan menjadi panjang dan terjojol (keluar) sedikit dari tempat persembunyiannya. Buah dada yang selalu kena remas akan menjadi lebih besar dan jangan menuduh perempuan yang berbuah dada besar itu kena remas. Sebab, buah dada yang besar kena remas dan yang besar kerana faktor alami memang berbeda.

GARIS TELAPAK TANGAN

Perempuan yang berkulit tebal dan kasar, coba perhatikan kedua telapak tangannya, jikalau retak (pecah urat, urat-urat yang menyerupai retak), bukan karana disebabkan tidak tahan bahan pencuci yang mengandung kimia (alergi), berarti perempuan itu sudah tidak perawan.

Perempuan yang masih perawan, kedua telapak tangannya halus dan licin. Jika keperawanannya telah hilang, kedua telapak tangannya ketika ditekan warnanya pucat tidak merah, jika dipicit terus ia menganjal balik.

Satu cara lagi, coba perhatikan telapak tangan kanan, jika ada garis putus-putus di bagian tengah berarti sudah tidak perawan, bila tidak terputus-putus berarti ada harapan masih perawan. Setelah melihat telapak tangan yang kanan, coba genggam ibu jari tangannya sekejap kira-kira satu menit, bila di saat mengenggam terasa panas (hangat) dan ibu jarinya merah ketika dilepaskan, berarti ada harapan masih perawan.

Perhatikan pula ibu jarinya, bila nampak pucat sangat walaupun ada rasa panas (hangat) berarti kemungkinan besar keperawanannya sudah diserahkan pada lelaki lain. Coba pegang erat jari kelingkingnya, kira-kira satu minit, kemudian lepaskan, tanyalah bagaimana rasanya ketika dipegang erat dan dilepaskan? Kalau ia menjawab tak ada rasa, mintalah maaf sajalah, kemungkinan ia sudah pernah beerhubungan sex dengan lelaki. Tetapi kalau ia menjawab ada rasa rangsangan, jantungnya berdebar-debar atau ada rasa sakit seperti berdenyut-denyut, nampaknya ia masih perawan.Ingat, yang menguji harus lelaki.

JARI TAPAK TANGAN

Jari-jari lelaki suka memegang dan menggoda perempuan, perempuan juga begitu. Jari-jari adalah kawasan yang paling mudah untuk mengetahui perempuan yang masih perawan atau tidak. Caranya cukup mudah, terlebih dahulu berjabat tangan, ketika berjabat tangan remas-remaslah tangannya, kalau lelaki bukan mahramnya boleh memegang tangan seorang gadis itu menunjukkan aliran darah kecil di bagian tangannya sudah ternodai.

Apabila tangan dan jari-jari perempuan itu boleh diremas-remas berarti peluang untuk memegang tempat-tempat yang lain sudah terbuka. Coba jari-jari perempuan itu dibelai-belai dan diremas-remas dengan lembut, bagaimana perasaan perempuan itu? Sentuhan lelaki di jarinya memang memberi satu rasa yang nikmat dan birahi tersendiri. Sentuhan tangan sentuhan ajaib, dari tanganlah akan menjalar ke daerah-daerah yang lain. Sentuhan tangan memang syahdu, kalau tak percaya cobalah betapa bahagianya berjalan sambil berpegangan tangan.

Bila ingin mengetahui perempuan itu sudah terbiasa disentuh lelaki atau tidak, coba ulurkan tangan dan bersalaman dengannya, ketika bersalaman genggamlah tangannya dengan lembut dan coba sentuh jari kelingking perempuan itu. Ketika menyentuh jari kelingkingnya lihatlah wajahnya, apakah dia nampak gelisah dan resah? Kalau dia terkejut dan berubah wajah, berkemungkinan besar dia masih perawan. Walaupun mungkin dia pernah bermesraan (ringan-ringan), tapi mungkin belum sampai terusak selaput daranya. Jika ketika jari kelingkingnya disentuh kemudian dia nampak biasa saja dan tak mau bersuara, kemungkinan besar keperawanannya sudah tiada. Wallahualam..

PERUT

Peribahasa menyebut, biar pecah di perut jangan pecah di mulut. Tapi tubuh perempuan bukanlah peribahasa. Kalau pecah daranya, pasti pecah perut. Bila seseorang perempuan pernah melakukan hubungan badan, maka perutnya akan menjadi mengembang dan menjadi buncit sedikit.

RAMBUT

Rambut merupakan mahkota perempuan, tetapi juga berperanan dalam menentukan ia masih perawan atau tidak. Perempuan yang masih perawan, rambutnya kelihatan rapi, segar dan tidak kasar. Jika sudah tidak perawan, rambutnya kelihatan tidak bersemangat (kuyu).

BIBIR

Percaya atau tidak, bibir perempuan yang pernah dicium lebih menarik dan cantik. Apabila bibir bertemu bibir, maka akan membuat pergerakan darah akan mengalir ke bibir dan membentuk bibir yang baru. Lebih kerap dicium, lebih cantik pula bibirnya. Tapi ada juga perempuan yang mempunyai bibir mulut yang cantik walaupun tidak pernah dicium. perempuan yang belum pernah dicium bibirnya kelihatan berwarna merah jambu dan tidak ada garis pucat atau hitam di sekitar bibirnya.

Bibir perempuan yang tidak pernah dicium tidak nampak lebam dan bibirnya licin dan basah. Bibir yang pernah dicium akan nampak lebam-lebam sedikit walaupun hanya sekali saja, dan juga dapat mengubah bibirnya terdapat garis-garis kasar yang memperindah bentuk bibir. Bila perempuan itu tidak suci lagi, bagian tengah bibirnya nampak retak, seakan-akan terbagi dua, retaknya tidak begitu jelas, akan tetapi boleh dilihat jika diperhatikan betul-betul.

LEHER

Leher juga menjadi salah satu tempat yang dapat menunjukkan perempuan itu masih perawan atau tidak. Bila leher perempuan itu nampak berkedut-kedut, artinya perempuan itu pernah disentuh lelaki. Kedutnya bukan seperti garis kedutan akibat sudah tua, garisnya kecil-kecil, pendek-pendek dan putus-putus, bukan garis yang panjang. Kalau ingin melihat dengan jelas tunggulah perempuan itu menundukkan kepalanya. Lihatlah dengan cepat dan cermat!

Jika perempuan itu kerap keluar bersama lelaki, maka lehernya terdapat tanda-tanda hitam kecil di liang romanya dan warna pucat kecil seperti bintik-bintik. Adakalanya lubang di bulu roma nampak jelas di leher, ini juga berarti perempuan itu selalu disentuh. Kalau perempuan itu berleher panjang, coba perhatikan di bagian lehernya, jika terdapat garis-garis urat yang bersilang artinya ia masih perawan. Jika terdapat garis-garis yang melintang, bukannya urat yang melintang, ini berarti perempuan itu sudah pernah beranak.

VAGINA

Ini sudah tentu hanya akan diketahui setelah menikah. Perempuan yang pernah bersenggama, pintu vaginanya tidak tertutup rapat, agak renggang dan lebih kembang. Kalau perempuan yang masih perawan, vaginanya sentiasa tertutup rapat. Sebenarnya selaput dara boleh dilihat terus ke dalam vaginanya. Bila vagina masih tertutup berarti perempuan itu masih suci. Kalau lubang itu terbuka sedikit berarti perempuan itu sudah pernah ditiduri lelaki. (*)

Ini Kata Islam Tentang Kaum Gay

Allah Ta'ala menyebutkan bahwa perbuatan sodomi antar sesama pria, yang dilakukan oleh kaum Nabi Luth 'alaihis salam, merupakan perbuatan fahisyah.


Bismillah, wash shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du:

Gay adalah istilah untuk aktifitas seksual yang dilakukan antara laki-laki dengan laki-laki.

Salah satu aktifitas utama kaum gay dalam menyalurkan hasrat seksual mereka adalah sodomi (liwath), yang secara istilah Syar’i definisinya adalah memasukkan kepala dzakar/penis ke dalam dubur pria lainnya. Nah, perbuatan kaum gay jenis inilah yang menjadi pembahasan utama ini.

Perbuatan sodomi (liwath) tersebut adalah perbuatan yang diharamkan berdasarkan Al Qur’an, As Sunnah dan Al-Ijma’.

Allah Ta’ala telah mengharamkan perbuatan sodomi ini di dalam Al Qur’an dan As-Sunnah, oleh karena itulah, para ulama bersepakat (Al-Ijma’) atas keharaman sodomi ini, sebagaimana hal ini disebutkan oleh Ibnu Qudamah rahimahullah :

أجمع أهل العلم على تحريم اللواط ، وقد ذمه الله تعالى في كتابه ، وعاب من فعله ، وذمه رسول الله صلى الله عليه وسلم

“Ulama bersepakat atas keharaman sodomi (liwath). Allah Ta’ala telah mencelanya dalam Kitab-Nya dan mencela pelakunya, demikian pula Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau mencelanya”.

Adapun dalil dari wahyu Allah, baik dalam Al Qur’an maupun As-Sunnah tentang perbuatan sodomi yang dilakukan oleh kaum gay tersebut, maka penyusun sebutkan di tengah-tengah penjelasan di bawah ini.

Inilah Wahyu Allah tentang status pelaku sodomi yang dilakukan oleh kaum gay!

1. Kaum gay! Inilah firman Allah Ta’ala yang menjelaskan bahwa pelaku sodomi telah melakukan perbuatan yang sangat hina dan menjijikkan!

Allah Ta’ala berfirman:

{وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ مَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ أَحَدٍ مِنَ الْعَالَمِينَ}

Dan (Kami juga telah mengutus Nabi) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada mereka: “Mengapa kalian mengerjakan perbuatan yang sangat hina itu, yang belum pernah dilakukan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelum kalian?” [Al-A’raaf: 80].

Dalam ayat yang agung ini, Allah Ta’ala menyebutkan bahwa perbuatan sodomi antar sesama pria, yang dilakukan oleh kaum Nabi Luth ‘alaihis salam, merupakan perbuatan fahisyah.

Sedangkan fahisyah adalah suatu perbuatan yang sangat hina dan mencakup berbagai macam kehinaan serta kerendahan.

Hal ini sebagaimana penafsiran ahli tafsir, Syaikh Abdur Rahman As-Sa’di rahimahullah, ketika beliau menjelaskan fahisyah dalam ayat ini,

الخصلة التي بلغت – في العظم والشناعة – إلى أن استغرقت أنواع الفحش

“Perbuatan yang sampai pada tingkatan mencakup berbagai macam kehinaan, jika ditinjau dari sisi besarnya dosa dan kehinaannya!”. [Tafsir As-Sa’di]

Dan firman Allah Ta’ala:

{مَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ أَحَدٍ مِنَ الْعَالَمِينَ}

“…yang belum pernah dilakukan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelum kalian?” [Al-A’raaf: 80].

Maksudnya bahwa perbuatan sodomi yang telah dilakukan kaum Nabi Luth ‘alaihis salam tersebut, belumlah pernah dilakukan oleh seorangpun sebelum mereka.

Hal ini disebabkan sodomi itu adalah perbuatan menyelisihi fitroh yang sangat menjijikkan ,karena seorang laki-laki mensetubuhi dubur laki-laki lain, sedangkan di dalam dubur itu adalah tempat kotoran besar yang bau, kotor, jorok lagi menjijikkan! Sehingga pantaslah fitrah yang lurus pastilah menolaknya!

2. Kaum gay! Inilah firman Allah Ta’ala yang menjelaskan bahwa pelaku sodomi telah melakukan perbuatan yang melampui batas!

Allah Ta’ala berfirman:

{إِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الرِّجَالَ شَهْوَةً مِنْ دُونِ النِّسَاءِ ۚ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ مُسْرِفُونَ}

Sesungguhnya kalian mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsu kalian (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kalian ini adalah kaum yang melampaui batas. [Al-A’raaf: 81].

Pakar ilmu tafsir, Al-Baghawi rahimahullah, menjelaskan makna “musyrifiin (melampui batas)” dalam ayat ini,

مجاوزون الحلال إلى الحرام

“Melampui batasan yang halal (beralih) kepada perkara yang haram”. [Tafsir Al-Baghawi].

Syaikh Abdur Rahman As-Sa’di rahimahullah berkata:

متجاوزون لما حده اللّه متجرئون على محارمه

“Melampui batasan yang telah Allah tetapkan lagi berani melanggar larangan-Nya yang haram dikerjakan”. [Tafsir As-Sa’di].

3. Kaum gay! Inilah firman Allah Ta’ala yang menyebutkan bahwa pelaku sodomi sebagai pelaku kriminal!

Allah Ta’ala berfirman:

{وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِمْ مَطَرًا ۖ فَانْظُرْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُجْرِمِينَ}

Dan Kami turunkan kepada mereka hujan (batu); maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berbuat kriminal itu. [Al-A’raaf: 80].

Dalam ayat di atas, Allah Ta’ala sebut kaum Nabi Luth ‘alaihis salam yang melakukan perbuatan sodomi tersebut dengan sebutan “para pelaku kriminal”!

Dengan demikian, mereka ini sesungguhnya layak untuk disebut “penjahat seksual”, karena telah melakukan kejahatan (kriminal) dalam menyalurkan hasrat seksual mereka ditempat yang terlarang.

4. Kaum gay! Inilah firman Allah Ta’ala yang menyebutkan bahwa pelaku sodomi sebagai kaum perusak dan orang yang zhalim

Allah Ta’ala berfirman dalam QS. Al-‘Ankabuut:

{قَالَ رَبِّ انْصُرْنِي عَلَى الْقَوْمِ الْمُفْسِدِينَ}

(30) (Nabi) Luth berdoa: “Ya Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan adzab) atas kaum yang berbuat kerusakan itu”.

{وَلَمَّا جَاءَتْ رُسُلُنَا إِبْرَاهِيمَ بِالْبُشْرَىٰ قَالُوا إِنَّا مُهْلِكُو أَهْلِ هَٰذِهِ الْقَرْيَةِ ۖ إِنَّ أَهْلَهَا كَانُوا ظَالِمِينَ}

(31) Dan tatkala utusan Kami (para malaikat) datang kepada Ibrahim membawa kabar gembira, mereka mengatakan: “Sesungguhnya kami akan menghancurkan penduduk negeri (Sodom) ini; sesungguhnya penduduknya adalah orang-orang yang zhalim“.

Syaikh Abdur Rahman As-Sa’di rahimahullah berkata:

فأيس منهم نبيهم، وعلم استحقاقهم العذاب، وجزع من شدة تكذيبهم له، فدعا عليهم و { قَالَ رَبِّ انْصُرْنِي عَلَى الْقَوْمِ الْمُفْسِدِينَ } فاستجاب اللّه دعاءه.

“Maka Nabi mereka (Luth) putus asa terhadap (taubatnya) mereka, sedangkan beliaupun mengetahui bahwa kaumnya memang layak mendapatkan adzab dan beliau mengeluh (kepada Rabbnya) akan sikap mereka yang mendustakan diri beliau. Lalu beliaupun “Berdoa: “Ya Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan adzab) atas kaum yang berbuat kerusakan itu”, maka Allahpun mengabulkan do’a beliau”

5. Kaum gay! Inilah sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menyatakan bahwa pelaku sodomi itu dilaknat

Sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad (2915) dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

( لَعَنَ اللَّهُ مَنْ عَمِلَ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ ، لَعَنَ اللَّهُ مَنْ عَمِلَ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ ، ثَلاثًا )

“Allah melaknat siapa saja yang berbuat seperti perbuatan kaum Nabi Luth. Allah melaknat siapa saja yang berbuat seperti perbuatan kaum Nabi Luth, beliau sampaikan sampai tiga kali ”. [Dihasankan Syaikh Syu’aib Al-Arna`uth].

Seseorang yang dilaknat oleh Allah, berarti dimurkai oleh-Nya, dan dijauhkan dari rahmat-Nya.

6. Kaum gay! Inilah sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menyatakan bahwa pelaku sodomi dan pasangannya itu dihukum mati.

Rasullullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

( مَنْ وَجَدْتُمُوهُ يَعْمَلُ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ فَاقْتُلُوا الْفَاعِلَ وَالْمَفْعُولَ بِهِ )

“Barangsiapa yang kalian dapati melakukan perbuatan kaum Nabi Luth, maka bunuhlah pelaku dan pasangannya” [HR Tirmidzi dan yang lainnya, dishahihkan Syaikh Al-Albani]

7. Kaum gay, bertaubatlah! Janganlah Anda tenggelam dalam kemabukan cinta yang menjijikkan sebagaimana disebutkan dalam firman Allah berikut ini:

Allah Ta’ala berfirman dalam QS. Al-Hijr: 72, tentang demikian mabuknya kaum Nabi Luth ‘alaihis salam dalam kecintaan terhadap sodomi,

{لَعَمْرُكَ إِنَّهُمْ لَفِي سَكْرَتِهِمْ يَعْمَهُونَ}

(72) (Allah berfirman): “Demi hidupmu (Nabi Muhammad), sesungguhnya mereka terombang-ambing di dalam kemabukan (dalam kecintaan terhadap sodomi)”.

Syaikh Abdur Rahman As-Sa’di rahimahullah berkata:

وهذه السكرة هي سكرة محبة الفاحشة التي لا يبالون معها بعذل ولا لوم

“Kemabukan ini adalah kemabukan cinta terhadap perbuatan yang sangat hina itu, yang seiiring dengan tidak menggubris (tidak malu) terhadap cercaan dan celaan”.

Sangat pantas kaum gay di zaman Nabi Luth ‘alaihis salam tidak mempan peringatan, karena mereka sudah ‘tebal muka’ dan sirna rasa malu dari melakukan perbuatan yang menjijikkan tersebut, sehingga tidak tersisa bagi mereka kecuali datangnya siksa yang keras! Apakah siksa untuk mereka itu?

8. Kaum gay! Inilah firman Allah Ta’ala yang menyebutkan bahwa Allah pernah menyiksa pelaku sodomi dengan siksaan yang sangat mengerikan.

Dalam QS. Al-Hijr: 73-76, Allah Ta’ala mengkabarkan tentang adzab yang ditimpakan kepada kaum Nabi Luth ‘alaihis salam , yaitu berupa siksaan yang sangat mengerikan,

{فَأَخَذَتْهُمُ الصَّيْحَةُ مُشْرِقِينَ}

(73) Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit.

{فَجَعَلْنَا عَالِيَهَا سَافِلَهَا وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِمْ حِجَارَةً مِنْ سِجِّيلٍ}

(74) Maka Kami jadikan bagian atas kota itu terbalik ke bawah dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras.

{إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِلْمُتَوَسِّمِينَ }

(75) Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang memperhatikan tanda-tanda.

Kaum gay, itulah akibat yang dirasakan oleh kaum yang tidak menaati Nabi mereka, telah sampai kepada mereka peringatan darinya, namun mereka enggan bertaubat dari kemaksiatan mereka tersebut.

Janganlah Anda -wahai kaum gay- mengikuti jejak kaum Nabi Luth ‘alaihis salam tersebut!

Kesimpulan: Sodomi (liwath) adalah salah satu bentuk kriminal yang paling berat dan termasuk dosa yang paling menjijikkan serta salah satu dosa besar, sehingga Allah pun menyiksa pelakunya dengan siksaan yang tidak ditimpakan kepada umat manapun!

Sodomi (liwath) merupakan penyakit yang menyimpang dari fitroh yang lurus, menunjukkan ketidakberesan akal pelakunya, lemahnya keimanannya dan dimurkai oleh Rabbul ‘alamin!

Nas`alullahas salamah wal ‘afiyah… Amiin...

***

Penulis: Ust. Sa’id Abu Ukasyah
Dari: Muslim.or.id
_____

Fatwa MUI no. 57 thn. 2014 tentang lesbian, gay, sodomi dan pencabulan ↩
Fatwa.Islamweb.net/fatwa/index.php?page=showfatwa&Option=FatwaId&Id=72191 ↩
Al-Mughni 9/59 ↩

Social Climber: 'Penyakit Jiwa' Orang Miskin yang Ingin Kelihatan Kaya

Padahal tampil sederhana apa adanya bikin lebih bahagia.

Kamu punya teman yang sukanya hobi pamerin barang-barang berharganya di media sosial? Saat beli tas baru dia langsung pamer, Hp baru langsung pamer, sepatu baru pamer, atau saat berada di suatu tempat mewah dia langsung pamer juga. Makan di restoran mahal pamer, nonton di bioskop film terbaru pamer, bahkan sampai ke toilet Mall saja dia pamer dengan mengunggah foto di depan cermin.


Lebih parahnya lagi, keadaan yang sebenarnya tidak berbanding lurus dengan apa yang ia pamerin di media sosial. Jika di media sosial ia memamerkan barang mewah dan kehidupan glamour, namun kenyataannya dia bukanlah seorang yang kaya. Bahkan cenderung dari golongan menengah ke bawah.

Apa itu penyakit jiwa social climber?

Untuk perliaku demikian biasa disebut dengan istilah Social Climber. Social climber pada dasarnya merupakan perilaku seseorang yang dilakukan untung meningkatkan status sosialnya. Ia melakukan segala hal agar mendapat pengakuan status sosial lebih tinggi dari status yang sebenarnya.

Biasanya orang yang mengidap perilaku social climber gaya hidupnya cenderung galmour dan selalu ingin terlihat mewah. Sebab ia ingin mendapat pengakuan jika dia termasuk orang kaya, dengan berpenampilan dan gaya hidup glamour, dia berharap mendapatkan pengakuan dan penghormatan sebagai orang kaya.

Sebenarnya tidak ada yang salah ingin dianggap menjadi seorang yang kaya, namun bagi para social climber melakukan hal tersebut dengan segala cara. Tidak melalui sebuah proses terlebih dahulu untuk benar-benar menjadi orang kaya. Ia bahkan melakukan apa saja agar selalu nampak sebagai orang kaya.

Pelaku social climber akan merasa tidak nyaman, tidak percaya diri, dan khawatir tidak diterima di lingkungannya apabila tidak tampil glamour. Akibatnya sebisa mungkin dengan beragai cara ia lakukan agar tampil mewah.

Selalu merasa khawatir, dan tidak percaya diri saat tidak menggunakan barang-barang dengan brand ternama merupakan gejala yang dimiliki social climber. Inilah yang kemudian social climber bisa disebut “penyakit kejiwaan”. Ia akan merasa gelisah jika terlihat miskin, merasa minder, padahal itulah keadaan yang sebenanrnya.

Social climber berbeda dengan orang kaya yang sebenarnya, orang kaya yang melalui proses panjang penuh perjuangan akan lebih kalem dan lebih sederhana meskipun ia memiliki uang yang lebih banyak dari para social climber. Lihat saja penampilan pemuda terkaya saat ini, mark zuckerberg dia tampil sangat sederhana. Bahkan secara penampilan mungkin ia kalah mewah dari karyawan di Indonesia yang gajinya tidak lebih dari 5 juta.

Apakah penyakit social climber berbahaya?

Tentu! Social climber merupakan benih penyakit kejiwaan yang sangat berbahaya. Kita ingat kembali pembahasan diatas, para social climber bisa melakukan apa saja agar hidupnya terlihat memiliki status sosial yang tinggi dengan hal yang praktis dan tidak melalui proses.

Dari point tersebutlah para penderita social climber bisa melakukan hal-hal negatif sekalipun untuk tampil mewah. Semisal saja, pegawai negeri golongan I menginginkan hidup dengan rumah megah, mobil mewah, barang-barang keseharian yang berharga puluhan sampai ratusan juta, tentu gaji dari menjadi PNS tidak bisa mencukupi, dan jalan pintasnya kemungkinan korupsi.

Akibat para social climber yang mau terlihat kaya namun tidak mau melalui proses, mereka juga tidak sedikit yang sampai melakukan penipuan untuk hidup mewah. Menjadi orang kaya memang tidak ada salahnya, namun harus melalui proses dan perjuangan terlebih dahulu. Selain itu meskipun uang berlimpah bukankah dengan hidup sederhana dan apa adanya keadaanmu akan lebih tenang?

Tampillah apa adanya, tidak perlu membohongi diri sendiri. Syukuri apa yang kamu miliki saat ini, sebab dengan bersyukur kita akan merasa cukup dan puas dengan apa yang ada di hidupmu selama ini.