
- Membersihkan kabut dari kaca mobil, caranya tuangkan coca-cola pada kaca mobil lalu keringkan dengan kain yang bersih dan kering.
- Melarutkan kalsium, caranya masukkan tulang dan rendam dengan coca-cola dalam wadah tertutup, biarkan beberapa hari (2-10 hari) maka tulang akan melarut (hilang).
- Menghilangkan titik-titik karat dari bumper/chrome mobil, caranya celupkan alumunium foil dalam coca-cola dan rendam beberapa waktu lalu gosokkan ke bumper.
- Membersihkan korosi dari terminal aki mobil, caranya tuangkan sekaleng coca-cola di atas terminal aki untuk membersihkan korosi.
- Menghilangkan minyak dan lemak dalam pakaian, caranya rendam sekaleng coca-cola ke dalam tumpukan cucian yang bernoda lemak, tambahkan detergen lalu cuci seperti biasa.
- Membersihkan karburator mobil, caranya campur sekaleng coca-cola ke dalam karburator. Panaskan mesin 15-30 menit lalu dinginkan mesin, setelah itu buang air karburator, maka karat akan rontok bersama coca-cola.
- Melonggarkan baut berkarat, caranya ambil kain yang telah direndam dalam coca-cola kemudian gosokkan.
- Membersihkan toilet, caranya tuangkan sekaleng coca-cola ke dalam toilet, tunggu sejam kemudian siram sampai bersih. Asam sitric dalam coca-cola menghilangkan noda-noda dari keramik.
- Membasmi serangga, di daerah Andhra Pradesh dan Chattisgarh India, para peladang menggunakan coca-cola untuk membunuh serangga yang menyerang ladang kapas dan cabai.
Simak juga fakta lain tentang coca-cola ini:
- PH rata-rata dari soft drink, coca-cola dan pepsi adalah 3.4. Tingkat keasaman ini cukup kuat untuk melarutkan gigi dan tulang. Tubuh manusia berhenti menumbuhkan tulang pada usia sekitar 30 tahun. Setelah itu tulang akan larut setiap tahun melalui urine tergantung dari tingkat keasaman makanan yang dikonsumsi. Semua Calcium yang larut berkumpul di dalam arteri, urat nadi, kulit, urat daging dan organ yang mempengaruhi fungsi ginjal dalam membantu pembentukan batu ginjal.
- Soft drinks tidak punya nilai gizi (dalam hal vitamin dan mineral), kandungan gula lebih tinggi, lebih asam dan banyak zat aditif seperti pengawet dan pewarna.
- Tubuh manusia mempunyai suhu optimum 37 derajat celcius agar enzim pencernaan berfungsi. Sementara orang yang suka meminum soft drink dingin setelah makan, suhu dari soft drink dingin ini jauh di bawah 37 derajat celcius, kadang mendekati 0. Hal ini mengurangi keefektivan enzim dan memberi tekanan pada sistem pencernaan, sehingga tubuh mencerna lebih sedikit makanan. Bahan makanan yang tidak dicerna mengalami fermentasi. Makanan yang difermentasi menghasilkan bau, gas, sisa busuk dan racun yang diserap oleh usus, diedarkan oleh darah ke seluruh tubuh. Penyebaran racun ini mengakibatkan pembentukan macam-macam penyakit.
*dari www.blogkaji.com/2012/03/coca-cola-minuman-multi-fungsi.html*