PHP, Bahasa Anak Muda Galau

Sebelumnya kata Jayus yang merujuk pada orang yang ingin melucu, tapi lawakannya justru tidak lucu begitu populer. Juga kata Meneketehe yang artinya "Mana ku tahu" yang populer awal tahun 2000-an.

galau

Kini ragam bahasa gaul kian bertambah dan menemukan bentuknya yang baru. Ya, bahasa gaul memang sudah ada sejak 1970, di mana saat itu disebut bahasa prokem.

Awalnya ini sebagai sandi untuk merahasiakan obrolan dalam komunitas tertentu. Di zaman itu, sudah ada kata gokil = gila, mokal = malu, rokum = rumah, dan sebagainya, lama-lama bahasa ini menjelma menjadi bahasa sehari-hari, yang dikenal banyak orang. Uniknya, bahasa gaul yang berkembang dari waktu ke waktu kini telah masuk ke dalam rumah.

Mau tak mau hal ini terjadi, karena banyak remaja mengadopsinya sebagai bahasa pergaulan, sesuatu yang membuat banyak orangtua, geleng-geleng karena tak paham apa makna dari bahasa yang digunakan anaknya. Alhasil banyak orangtua merasa semakin jauh dari anaknya, karena mereka sudah tidak dapat 'berkomunikasi dengan baik' dengan si muda.

Berikut beberapa kata yang mungkin akan sering didengar, keluar dari mulut anak-anak muda terutama ABG:

PHP = Pemberi Harapan Palsu dan GWS = Get Well Soon. Ini istilah untuk mereka yang suka memberi harapan kosong. Biasanya, orang-orang ini melakukannya kepada orang lain yang memang ada perasaan padanya. Orang ini akan memberi perhatian dan perlakuan baik, seolah-olah membalas perasaan orang yang jatuh hati, tapi nyatanya itu semua hanya harapan kosong yang tak pernah terwujud. Sedangkan GWS diucapkan untuk mereka yang sedang sakit agar lekas sembuh.

Galau = arti sebenarnya sibuk beramai-ramai; ramai sekali; kacau tidak karuan (pikiran). Galau sebetulnya bukan kata baru dalam kosakata Bahasa Indonesia. Sejak dulu galau sudah ada di Kamus Besar Bahasa Indonesia, tapi tren saat ini membuat kata galau memiliki arti gambaran suasana hati, perasaan, atau pikiran yang sedang kacau. Umumnya, terjadi pada mereka yang sedang bermasalah dalam hubungan asmara, entah sedang patah hati, jatuh cinta, atau bingung menetapkan keputusan memilih pasangan yang tepat. Mereka yang sedang galau, biasanya ada yang ingin ditemani banyak orang, atau justru memilih menyendiri.

Ciyus, miapah, cungguh, enelan = kata-kata ini mulai ramai diucapkan di Twitter akhir-akhir ini. Aslinya, penciptanya (yang tidak jelas juga siapa) ingin tampil seperti bayi yang sedang belajar bicara. Jadi kata-kata yang dihasilkannya meleset jauh dari makna sebenarnya. Jadi, ciyus itu sebetulnya plesetan ala bayi untuk kata "serius", miapah itu dari kata "demi apa", cungguh dari "sungguh", dan enelan, kata-kata bayi untuk menyebut kata "beneran". Lucunya, formula ini tidak terbatas pada kata-kata tadi, bisa diterapkan hampir di semua kata, asalkan mengganti huruf R menjadi L, dan S menjadi C.

Kepo = selalu ingin tahu, bahkan ingin tahu sesuatu yang bukan urusannya. Beberapa sumber menyebut, kepo berasal dari kata 'Kaypoh'. Bahasa Hokkien yang banyak dipakai di Singapura, yang ditujukan untuk orang-orang yang mencampuri urusan orang lain. Ada juga yang mengatakan asalnya singkatan dari Knowing Every Particular Object. Hal ini ditandai dengan seringnya orang itu bertanya-tanya tentang halhal yang bukan kepentingannya.

Rempong = repot, biasanya digunakan ketika melihat teman dalam kondisi kerepotan. Contohnya, "Rempong banget sih lo? Masa bawa 12 tentengan belanja aja nggak bisa?" Atau ketika ingin bepergian dengan teman, namun si teman berlama-lama dandan, menyiapkan hal-hal tak penting sampai menghabiskan waktu, maka si ABG biasanya akan berkata, "Rempong banget mau jalan sama elo."

Woles = Santai, kata ini hasil pembalikan dari kata `selow` ( yang artinya pelanpelan saja, tak usah buru-buru), yang awalnya datang dari bahasa Inggris, slow (pelan). Biasanya, kata woles diucapkan oleh seseorang kepada orang lain yang terlihat mendesak, memburu-burukan sesuatu, atau yang emosinya tiba-tiba meledak hanya karena hal sepele. Agar sang lawan bicara lebih tenang, dikatakan, "Udah, woles aja."

Peres = palsu, bohong, pura-pura, tidak tulus, kebohongan atau kepura-puraan itu misalnya seseorang yang di depan kita memuji tapi dalam hati mencela. Contoh konkretnya dalam kalimat, "Senyumnya peres banget, nggak enak dilihat." Ada sumber lain mengatakan bahwa peres (terkadar ditulis perez) biasanya sebutan untuk orangorang yang suka narsis atau berlebihan dalam melakukan sesuatu. Misalnya, ada wanita yang sengaja membuat intonasi suaranya menjadi genit, kemayu, menggoda, terkesan imut-imut, padahal aslinya bisa bicara secara normal.

Skoy = yoks, kata ini pembalikan dari 'yoks' asalnya dari 'yuk' yang aslinya adalah 'ayo'. Biasanya dipakai untuk meng-iyakan ajakan teman. Namun penggunaan skoy tak sesempit `ayo` karena ia bisa memiliki arti luas, tergantung situasi dan kondisi yang terjadi.

Kinyis-kinyis = istilah untuk tomat yang masih ranum dan juicy sehingga kalau ditekan keluar air. Nah, sebutan ini berkembang dipakai anak muda sekarang untuk menyebut ABG lain, yang masih tampak muda dan segar.

Gengges = ganggu, ditujukan untuk mereka yang berisik, cerewet. Bisa digunakan jika di lingkungan Anda terlihat ada orang dengan pakaian yang mencolok mata, lalu berbicara dengan suara keras di ruangan.

Melipir = minggir, ke pinggir, atau merapat, biasanya berupa ajakan untuk menghadiri suatu acara. Misalnya, "Melipir yuk, besok sore di rumah gue ada ultah bokap." Atau bisa juga, "Melipir ke Dufan sama temanteman."

Unyu = digunakan untuk menyebut sesuatu yang lucu, imut-imut dan menggemaskan, seperti dalam contoh kalimat, "Kamu unyu banget sih."

Ababil dan Kamseupay = Ababil merupakan singkatan dari ABG labil, orang yang tidak berpendirian tetap, tidak pasti, berubah-ubah. Sedangkan Kamseupay ada yang bilang artinya Kampungan Sekali, Udik, Payah, namun ada pula yang menjabarkan sebagai: Kampungan sekali Euy Payah. (dari koran-jakarta.com)
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori SELINGAN dengan judul PHP, Bahasa Anak Muda Galau. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://blogspotisme.blogspot.com/2013/06/php-bahasa-anak-muda-galau.html. Terima kasih!
Ditulis oleh: BLOGSPOTISME - Minggu, 23 Juni 2013